Pilhut Kali Selatan: Metsi Kaunang Dobrak Citra Politik Lewat Aksi Nyata Mapalus

IMG-20260608-WA0032

Minahasa— Menjelang pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Kali Selatan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, tensi politik yang biasanya memanas justru diredam dengan aksi sosial yang produktif.

Calon Hukum Tua nomor urut satu, Metsi Kaunang (MK), bersama tim pemenangan dan ratusan warga, mengambil inisiatif positif dengan menggelar aksi kerja bakti massal di sepanjang jalan penghubung Kali–Kinilow pada Senin (8/6/2026).

Aksi gotong royong ini bukan yang pertama kalinya. Kegiatan ini tercatat sebagai aksi kerja bakti kedua yang diinisiasi oleh figur Metsi Kaunang di lokasi yang sama. Langkah ini dinilai sebagai pembuktian komitmen nyata dalam membenahi infrastruktur desa, sekaligus merangkul kebersamaan warga tanpa sekat pilihan politik.

Jalur Kali–Kinilow merupakan urat nadi transportasi yang krusial bagi mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Kondisi jalan yang membutuhkan perawatan berkala memicu Metsi Kaunang dan timnya untuk bergerak cepat tanpa harus menunggu anggaran pemeliharaan formal.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, warga dan tim pendukung bahu-mambahu membersihkan samping jalan, memangkas rumput liar yang menghalangi pandangan pengemudi, serta membersihkan saluran air guna mengantisipasi luapan air saat hujan.

​Kepada media, beberapa warga yang ikut serta menyatakan apresiasinya atas inisiatif ini. Menurut mereka, pola pendekatan yang dilakukan oleh nomor urut satu ini memberikan warna baru dalam kontestasi Pilhut di Minahasa, di mana kampanye dialogis dipadukan langsung dengan kerja nyata yang dampaknya instan dirasakan masyarakat.

“Ini bukan sekadar taktik mencari simpati, tapi cerminan kepemimpinan yang mau turun ke lapangan. Fakta bahwa ini sudah kedua kalinya dilakukan membuktikan konsistensi, bukan sekadar pencitraan musiman menjelang hari pencoblosan,” ujar salah satu warga di lokasi kerja bakti.

Melalui aksi massal ini, Metsi Kaunang berharap semangat gotong royong yang menjadi akar budaya Minahasa (Mapalus) dapat terus terjaga. Kontestasi politik diharapkan tidak memecah belah persaudaraan, melainkan menjadi momentum bersama untuk membangun Desa Kali Selatan yang lebih maju dan terkoneksi dengan baik.

 

(Cipicawa)