Kali Raya, AKBP DAAN LOWAY (Purn) Polri Bersama Tim Pemenangan dan Pendukung Gerakkan Kerja Bakti Massal
Minahasa,— Eskalasi menjelang Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Kali Raya, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, mulai diwarnai dengan aksi-aksi simpatik yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh figur kandidat Hukum Tua, AKBP (Purn) Daan Loway. 12/6/2026.
Melalui tim pemenangan dan basis pendukungnya, mantan perwira menengah Polri ini menggebrak dengan aksi sosial kerja bakti massal bersama warga setempat.

Langkah taktis ini dinilai tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan desa, tetapi juga menjadi instrumen tajam untuk merajut kembali soliditas warga di tengah sekat-sekat politik elektoral.
Aksi gotong royong ini sengaja didesain untuk mendobrak gaya kampanye konvensional yang cenderung transaksional. Perwakilan tim pemenangan menegaskan bahwa gerakan ini didasari atas komitmen spiritual yang kuat dan kerinduan untuk memberikan kontribusi nyata bagi Desa Kali Raya.
“Kami bergerak dengan satu keyakinan: tidak ada nilai yang lebih tinggi dalam perjuangan ini selain mengandalkan penyertaan Tuhan. tugas kita adalah memberikan yang terbaik untuk desa dan saling menopang satu dengan yang lain,” tegas salah satu motor penggerak tim pemenangan Daan Loway.

di sela-sela interaksi intensif dengan konstituen, tim Daan Loway juga melontarkan pesan filosofis yang menohok dan sarat akan otokritik terhadap dinamika politik saat ini. Masyarakat diajak untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jeli dalam menentukan arah masa depan desa dengan tidak hanya mengandalkan indra visual semata.
“Jika kita melihat, janganlah hanya melihat dengan mata fisik, tetapi gunakanlah juga kacamata hati. Begitu pun saat mendengar, gunakanlah pendengaran hati,” pungkas perwakilan tim, mengutip pesan moral yang beredar di lingkaran pendukung.
Pihaknya menambahkan bahwa fondasi utama membangun Kali Raya ke depan harus dimulai dari ketulusan. “Hati yang baik akan menciptakan perilaku yang baik. Dan dari perilaku yang baik itulah, akan lahir begitu banyak lompatan hal baik dalam kehidupan bermasyarakat kita di desa ini.”
Sebagai paslon yang berlatar belakang penegak hukum, ketertiban dan keamanan wilayah (Kamtibmas) tampak menjadi perhatian serius dalam pergerakan tim ini.
di tengah potensi gesekan horizontal antar-pendukung, kubu Daan Loway justru mendinginkan suasana dengan membumikan kembali falsafah persaudaraan Minahasa.
Semboyan lokal “Baku-baku bae, baku-baku sayang, karena torang samua basudara dan torang semuanya adalah ciptaan Tuhan”
Melalui aksi kerja bakti yang membaur tanpa sekat ini, kubu AKBP (Purn) Daan Loway mengirimkan sinyal kuat ke publik bahwa kontestasi Pilhut Kali Raya harus dilalui dengan politik yang sejuk, santun, namun tetap progresif.
(Cawa)






