IMG-20260617-WA0005

Pilhut Kali Selatan 2026: Gandeng Hamba Tuhan, Metsi Kaunang dan Rombongan Awali Langkah ke TPS dengan Doa

MINAHASA – Suasana khidmat menyelimuti persiapan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Kali Selatan, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa pada Rabu (17/06/2026) pagi. Salah satu calon Hukum Tua, Metsi Kaunang, memilih untuk tidak tergesa-gesa melangkah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebaliknya, ia bersama rombongan pendukungnya memilih bersujud, menyerahkan seluruh proses pesta demokrasi tersebut ke dalam tangan Sang Pencipta.

Sebelum bergerak menuju TPS, Metsi Kaunang secara khusus meminta topangan doa dari Penatua (P.dt) Mouren Glory Rosok, yang bertindak sebagai Hamba Tuhan di Gereja GMIM Moria Kali.

​Momen sakral ini memperlihatkan sisi religius dari kontestasi politik tingkat desa, di mana kepemimpinan tidak hanya dikejar melalui strategi pemenangan, melainkan diawali dengan penyerahan diri secara total.

Pertemuan yang berlangsung penuh haru dan kekeluargaan tersebut menjadi modal spiritual bagi Metsi Kaunang. Dalam doa yang dipimpin oleh Pnt. Mouren Glory Rosok, terucap permohonan agar seluruh proses Pilhut di Desa Kali Selatan berjalan dengan aman, damai, jujur, dan adil.

​Metsi Kaunang mengungkapkan bahwa langkah mengawali hari pemungutan suara dengan doa bersama ini adalah bentuk komitmennya untuk menjaga kedamaian di desa.

​”Bagi kami, jabatan adalah amanah yang datangnya dari Tuhan melalui pilihan masyarakat. Oleh karena itu, melangkah ke TPS harus diawali dengan hati yang bersih dan berserah. Kami serahkan hari ini ke dalam rencana Tuhan yang terbaik,” ujar Metsi di sela-sela persiapan menuju TPS.

Langkah yang diambil oleh Metsi Kaunang dan rombongan ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Di tengah tensi politik desa yang biasanya menghangat menjelang pencoblosan, kehadiran Hamba Tuhan sebagai penuntun doa memberikan efek menyejukkan bagi situasi di lapangan.

​Seusai doa bersama, Metsi Kaunang bersama rombongan langsung bergerak menuju TPS dengan tertib. Mereka berbaur dengan warga Kali Selatan lainnya yang sejak pagi telah antusias mendatangi bilik suara untuk menentukan arah masa depan desa mereka selama enam tahun ke depan.

​Masyarakat berharap, siapapun yang terpilih nanti, pondasi kedamaian dan kebersamaan yang telah dicontohkan lewat doa bersama ini akan terus terjaga di Bumi Minahasa.

(Cipicawa)