Panggilan Jiwa Nisa Firani: Siap Bawa Lompatan Baru Bagi Desa Rambunan Amian

IMG-20260612-WA0003(1)

Minahasa– Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Desa Rambunan Amian, Kecamatan sonder Kabupaten Minahasa, tampaknya tidak lagi sekadar menjadi panggung perebutan kursi kekuasaan. Kehadiran calon nomor urut 2, Ns. Nisa Firani Mira Lebe, S.Kep., M.Kes., M.Kep.,

membawa angin segar sekaligus peta persaingan baru yang menitikberatkan pada program kerja konkret dan keberpihakan pada masyarakat akar rumput. Kamis 11/6/2026.

Saat memaparkan visi dan misinya, figur yang dikenal memiliki latar belakang di dunia akademisi dan profesi kesehatan ini melontarkan pernyataan tajam. Ia menegaskan bahwa langkah politiknya ini didasari oleh panggilan pengabdian, bukan ambisi pragmatis untuk mengejar status sosial atau jabatan semata.

“Saya berdiri di sini, sebagai calon hukum tua, bukan karena didorong nafsu berburu jabatan. Saya maju karena panggilan nurani untuk melayani dengan tulus, transparan, dan tanpa sekat kepada seluruh masyarakat Rambunan Amian,” tegas Nisa Firani di hadapan para pendukung dan simpatisan.

Sebagai tokoh yang menyandang gelar magister di bidang kesehatan, Nisa Firani paham betul apa yang menjadi urat nadi kebutuhan mendesak warga saat ini. Dalam draf program kerjanya, sektor jaminan sosial dan kesehatan diposisikan sebagai pilar prioritas yang tidak bisa ditawar lagi.

Salah satu program unggulan yang dinilai paling progresif adalah komitmennya untuk mengupayakan BPJS Gratis bagi warga desa. Langkah ini dirancang untuk menjawab keluhan klasik masyarakat yang kerap kali terbentur regulasi administrasi dan biaya saat membutuhkan penanganan medis darurat.

Selain jaminan kesehatan, Nisa juga menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang berkualitas untuk mendorong kesejahteraan ekonomi rakyat. Menurutnya, kemajuan infrastruktur fisik desa harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup manusia.

(Cipicawa)

You may have missed

Viral di Medsos, Kapolres Minahasa Siap Terjunkan Tim Khusus Selidiki Dugaan Kasus ‘Sekolah Rakyat’ ​Tondano– Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu “Sekolah Rakyat” yang mendadak viral di berbagai platform media sosial, Kepolisian Resor (Polres) Minahasa bergerak cepat. Kapolres Minahasa menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dan memastikan kebenaran dari dugaan yang berkembang di tengah publik. Jumat 12/6/2026. ​Saat dikonfirmasi, Kapolres Minahasa menyatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah taktis guna mencegah spekulasi liar di masyarakat. ​”Kami sudah memonitor informasi yang beredar luas di media sosial. Sebagai bentuk respons cepat, kami langsung menurunkan tim khusus ke lapangan untuk melakukan cross-check dan memverifikasi seluruh fakta terkait dugaan tersebut,” ujar Kapolres Minahasa. ​Langkah cepat ini diambil untuk memastikan apakah ada unsur pelanggaran hukum atau aktivitas ilegal di balik isu “Sekolah Rakyat” tersebut. Tim lapangan yang diterjunkan akan fokus pada: ​Mencari bukti-bukti fisik maupun digital yang berkaitan dengan narasi yang viral. ​Meminta keterangan dari pihak-pihak terkait yang berada di lokasi kejadian atau yang mengetahui awal mula isu ini berkembang. ​Memastikan apakah isu ini murni masalah administratif, dugaan penyimpangan, atau sekadar disinformasi yang sengaja disebarkan. ​ ​Pihak Polres Minahasa juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial. Kepolisian berjanji akan menyampaikan hasil investigasi lapangan ini secara transparan kepada publik begitu seluruh proses verifikasi selesai dilakukan. Aktivis minahasa mc arther l mailensun SIP, mengapresiasi atas tanggapan kapolres minahasa, akan mengkroscek dugaan yang viral tersebut. Selaku aktivis saya siap mengawal proses berlanjutnya dugaan yang beredar ini. (Cipicawa)