​Resmi Dilantik Bupati, Brury Sondakh, S.IP Nahkodai Desa Lotta Periode 2026–2034

IMG-20260714-WA0031

TONDANO — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Wale ne Tou, Tondano, pada Selasa (14/7/2026). Bupati Minahasa secara resmi mengambil sumpah/janji dan melantik Brury Sondakh, S.IP sebagai Hukum Tua Desa Lotta, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa untuk masa bakti 2026–2034.

Brury Sondakh salah satu dilantik bersama dengan 128 Hukum Tua terpilih lainnya se-Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Prosesi sakral ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan desa di tanah Minahasa pasca-pemilihan yang demokratis.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Pemerintahan (S.IP), Brury Sondakh diharapkan mampu membawa perubahan positif, transparansi administrasi, serta akselerasi pembangunan di Desa Lotta selama delapan tahun ke depan.

​Dalam sambutannya, Bupati Minahasa menekankan pentingnya sinergi antara jajaran pemerintah desa dengan pemerintah daerah.

“Hukum Tua yang baru dilantik harus menjadi pelayan masyarakat yang berdiri di atas semua golongan. Rangkul kembali seluruh elemen masyarakat, kelola dana desa dengan transparan, dan lahirkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” tegas Bupati di hadapan para undangan dan keluarga pelapis Hukum Tua yang hadir.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan pemberian selamat dari jajaran Forkopimda Kabupaten Minahasa, diikuti dengan sesi foto bersama keluarga dan pendukung yang datang memberikan apresiasi. Dengan dilantiknya Brury Sondakh, S.IP, masyarakat Desa Lotta kini menaruh harapan besar untuk kemajuan desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Sambutan tertulis Gubernur tersebut dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si, dalam acara pelantikan Hukum Tua di Kabupaten Minahasa.

Dalam penyampaiannya, Denny Mangala memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah menyukseskan jalannya pesta demokrasi tingkat desa, sehingga dapat berlangsung dengan kondusif, aman, dan sejahtera.

“Banyak selamat kepada seluruh Hukum Tua di Kabupaten Minahasa yang kini resmi mengabdi di desa masing-masing. Terima kasih juga kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga stabilitas keamanan selama proses pemilihan berlangsung,” ujar Mangala menyampaikan pesan Gubernur.

Lebih lanjut, Mangala menegaskan bahwa dengan selesainya seluruh tahapan pemilihan hingga pelantikan, maka berakhir pula sekat-sekat perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat. Ia mengingatkan para Hukum Tua yang baru dilantik untuk berdiri di atas semua golongan dan tidak membeda-bedakan pelayanan kepada warga.

“Kini pesta demokrasi telah selesai. Kami mengingatkan kepada seluruh Hukum Tua yang sudah dilantik agar tidak membeda-bedakan masyarakat. Mulai hari ini, sejak dilantik, 128 desa ini adalah milik seluruh masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap para pemimpin desa yang baru ini dapat segera bersinergi dengan pemerintah daerah, merangkul kembali seluruh komponen masyarakat, serta fokus pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di desa masing-masing.

(Cipicawa)