Proyek PT Pulau Intan Amburadul, Tiang Keropos Hanya Ditambal Semen Demi Kelabui Pengawas

IMG_20260414_073757

MInahasa – Pengerjaan proyek strategis pembangunan gedung bertingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara di Langowan Sulawesi Utara kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, ditemukan indikasi kuat adanya penyimpangan teknis pada struktur bangunan yang dinilai “amburadul” dan membahayakan keselamatan jiwa di masa depan. ​Pantauan di lokasi pada Selasa (14/04/2026),

menunjukkan kondisi fisik tiang penyangga dan balok lantai dua yang sangat memprihatinkan. Ditemukan banyak titik beton yang keropos (honeycombing), yang diduga kuat akibat proses pengecoran yang asal-asalan serta kualitas material beton yang tidak sesuai spesifikasi teknis untuk bangunan bertingkat.

​Ironisnya, melakukan perbaikan struktural menggunakan metode grouting standar atau audit teknis, pihak pelaksana di lapangan diduga mencoba menutupi cacat produksi tersebut dengan cara menambal menggunakan semen biasa.

Secara teknis, penambalan luar ini hanya bersifat kosmetik (estetika) dan sama sekali tidak mengembalikan kekuatan tekan tiang yang sudah cacat. Tindakan ini dinilai sebagai upaya pembiaran terhadap risiko runtuhnya bangunan, mengingat beban bangunan akan semakin berat saat pengerjaan memasuki tahap lantai ketiga.

​Kualitas pekerjaan yang buruk ini memicu pertanyaan besar terkait profesionalisme PT Pulau Intan selaku pelaksana proyek.

Sebagai kontraktor yang memegang tanggung jawab atas gedung berlantai, kegagalan dalam menjaga integritas tiang kolom merupakan kesalahan fatal dalam dunia konstruksi.

“Tiang dan balok adalah nyawa dari bangunan bertingkat. Jika pada lantai dua saja sudah ditemukan struktur yang keropos dan hanya ditempel semen, maka gedung ini secara teknis tidak layak untuk dilanjutkan ke lantai tiga. Ini menyangkut keselamatan calon siswa yang akan belajar di sini nantinya,” ungkap salah satu pengamat konstruksi lokal.

​Muncul desakan agar pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan konsultan pengawas, segera turun tangan untuk Melakukan hammer test atau uji kepadatan beton pada seluruh tiang.

​Mencegah penambahan beban di lantai tiga sebelum struktur di bawahnya dinyatakan aman secara tertulis oleh ahli konstruksi.

​Mengevaluasi kinerja kontraktor agar anggaran negara yang besar tidak terbuang sia-sia pada bangunan yang berisiko roboh.

pihak pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tiang keropos yang hanya ditempel semen tersebut. Masyarakat berharap pembangunan SMA Taruna Nusantara yang menjadi kebanggaan Langowan ini tidak dikerjakan asal-asalan demi mengejar target waktu semata.