Revitalisasi Ikon Olahraga Wabup Vanda Sarundajang Desak Kemenpora Segera Renovasi Stadion Maesa Tondano

IMG-20260429-WA0042

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Minahasa melakukan langkah strategis untuk membangkitkan kembali kejayaan olahraga di Tanah Minahasa. Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SE (Vasung),

secara resmi menyambangi Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Senayan, Jakarta, guna mengajukan proposal renovasi total Stadion Maesa Tondano. Urgensi Renovasi: Infrastruktur Berusia 32 Tahun Rabu 29/4/2026.

​Dalam pertemuan tersebut, Wabup Vanda yang didampingi Kadispora Agustivo Tumundo dan Sekdispora Rouldy Mewoh, menekankan bahwa kondisi Stadion Maesa saat ini sudah memerlukan penanganan khusus dari Pemerintah Pusat.

​Stadion ini merupakan warisan infrastruktur yang dibangun pada tahun 1990 dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno, pada 8 September 1994.

Kualitas sarana dan prasarana yang ada saat ini dianggap sudah tidak memadai untuk mendukung pembinaan atlet berprestasi dan pengembangan bakat olahraga masyarakat Minahasa.

​Renovasi bertujuan untuk membawa Stadion Maesa ke standar fasilitas olahraga modern yang mampu menampung ajang kompetisi tingkat nasional

Kehadiran delegasi Pemkab Minahasa diterima langsung oleh Yayat Suyatna, S.Pd, M.Pd (Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga) dan Ahmad Arsani, SIP, M.I.Kom (Asisten Deputi Bidang Olahraga Masyarakat). Pihak Kemenpora menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya peningkatan partisipasi olahraga di daerah.

Sebagai tokoh yang pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI selama tiga periode, Vanda Sarundajang memastikan bahwa pihaknya tidak akan sekadar mengajukan usulan, tetapi juga akan mengawal proses ini secara ketat.

“Kami berkomitmen untuk segera melengkapi seluruh persyaratan administratif dan teknis yang diminta. Ini adalah harapan besar seluruh masyarakat Minahasa agar stadion kebanggaan kita kembali representatif,” tegas Wabup Vasung.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moril agar proses birokrasi di tingkat pusat berjalan lancar sehingga proyek renovasi dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

(Cipi)