Atasi Kelangkaan Gas Melon Bupati Minahasa Pimpin Sidak Serta Janji Perjuangkan Tambahan Kuota

IMG20260310100829

Tondano – Menyikapi keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas Elpiji 3 kg, Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat dengan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah titik distribusi pada Selasa (10/03/2026).

Dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, didampingi Wakil Bupati serta jajaran Forkopimda, tim gabungan menyisir beberapa lokasi kunci, mulai dari pangkalan di kawasan Kampung Jawa, SPBU Ranowangko, hingga pusat perdagangan di Pasar Tondano.

​Dalam tinjauan tersebut, rombongan menemukan bahwa stok di tingkat pangkalan memang sangat terbatas dan cepat habis. Banyak warga yang mengeluhkan distribusi yang tidak sebanding dengan tingginya permintaan rumah tangga dan UMKM.

​Bupati menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar masalah distribusi teknis, melainkan murni karena keterbatasan alokasi.

“Kami melihat langsung kondisi di lapangan. Masalah utama yang memicu kelangkaan ini adalah kurangnya kuota untuk wilayah kita. Sebagai tindak lanjut, saya akan segera mengupayakan koordinasi dengan pihak terkait (Pertamina) agar pasokan Elpiji di Minahasa bisa ditambah secepatnya,” ujar Bupati di sela-sela sidak.

Selain mengupayakan penambahan kuota, pemerintah daerah bersama Forkopimda akan memperketat pengawasan di jalur distribusi untuk memastikan:

​Menjamin gas subsidi hanya dinikmati oleh warga yang berhak. Mencegah adanya oknum yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di tengah situasi langka

(Cipi)